|
Friday, 12 September 2008 21:59 |
|
Bangunan-bangunan
yang terdapat didalam benteng selain digunakan sebagai kantor, dan
pusat pelayanan informasi di lingkungan dinas Pariwisata, juga ada yang
difungsikan sebagai museum dan diberi nama "Museum Negri Provinsi
Sulawesi Selatan La Galigo, yang diambil dari Nama seorang tokoh
Budayawan, Sastrawan, Dan Negarawan pada masa priode klasik masyarakat
Sulawesi Selatan lagaligo juga merupakan nama dari sebuah karya sastra
klasik yang didalamya mengungkapkan mengenai berbagai seni Kehidupan
Sosial Budaya Masyarakat Sulawesi Selatan.
Sebagai
mana fungsinya sebagai sebuah museum yakni melestarikan dan
memanfaatkan warisan alam dan Budaya maka didalam museum LA Galigo
dapat dijumpai benda-benda prasejarah atau Arkeologi. Kilas balik masa
lampau dapat dikaji melalui situs- situs yang terpanjang, misalnya
masa transisi megalitik yang muncul setelah adanya tradisi ini
ditandai dengan pendirian bangunan batu besar yang digunakan sebgai
saran pemujaan berdasarkan kepercayaan akan adanya hubungan antara yang
hidup dan yang meninggal terutama kepercayaan bahwa ada pengaruh yang
kuat dari yang telah meninggal terhadap kesejahteraan masyarakat dan
kesuburan tanaman. Pada ruangan prasejarah arkeologi museum LA galigo
dapat ditemukan bukti-bukti sejarah masa lampau. Seperti masa berburu
dan mengumpulkan makanan. Masa ini disebut paleolitik sebagai awal
adanya kebudayaan. Museum Lagaligo menyimpan koleksi antara lain :
- Koleksi Mata Uang
Didalam
Museum Lagaligo terdapat koleksi mata uang yang pernah beredar dan
berlaku di indonesia yakni pada masa klasik Hindu Budha pada abad ke
-5-15 masa Islam pada abad 13. masa Kolonial abad ke 16. masa
Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1945.
- Koleksi Nusantara
Disalah
satu ruangan museum La Galigo anda dapat jumpai replika dari beberapa
situs atau cagar budaya di Indonesia, seperti bangunan candi , Arca,
dan bentuk bentuk nisan yang banyak ditemukan pada makam - makam kuno.
- Koleksi Keramik
Diruangan
Koleksi Keramik terdapat berbagai jenis keramik kuno dari berbagai
dinasti seperti Dinasti Sung abad 13-14 Dinasti Swaton abad 16-18,
Dinasti cing abad 17-19, Dinasti Yuan terjan abad 14-16, Dinasti
Annamese abad 14-16 Keramik - keramik ini berasal dari China, Vietnam,
Thailand ,Siam dan Jepang
- Alat - alat Tradisional Perikanan dan Kelautan
Pada
Bangunan lain Museum Lagaligo anda akan menjumpai koleksi Perangkat
Tradisional para pelaut dan nelayan bugis Makassar terdapat replika Perahu Pinisi yang
terkenal sampai ke manca negara berbagai jenis peralatan nelayan untuk
mengkap ikan yang umumnya masih dapat dijumpai dalam kehidupan
masyrakat pesisisr hingga saat ini.
- Sepeda Dan Bendi
Tidak
Hanya peralatan tradisional nelayan yang terpanjang di ruangan ini anda
pun dapat melihat bendai, Sepeda ataupun Dokar, koleksi Perangkat
pertanian Tadisional yang terdapat dalam useum lagaligo ini adalah
bukti sejarah peradaban bahwa sejak jaman dahulu bangsa indonesia
khususnya masyarakat Sulawesi Selatan telah dikenali sebagai masyarakat
yang bercocok tanam. Mereka menggantungkan hidupnya pada sektor
pertanian terutama tanaman padi sebagai bahan makanan pokok.
- Koleksi peralatan menempa besi dan hasilnya
Jika
anda ingin mengenali lebih jauh tentang sisi lain dari kehidupan masa
lampau masyarakat Sulawesi Selatan, maka anda dapat mengkajinya melalui
koleksi trdisional menempa besi, Hasil tempaan berupa berbagai jenis
senjata tajam, baik untuk penggunan sehari - hari maupun untuk
perlengkapan upacara adat.
- Koleksi Peralatan Tenun Tradisional
Dari
koleksi Peralatan Tenun Tradisional ini, dapat diketahui bahwa budaya
menenun di Sulawesi Selatan diperkirakan berawal dari jaman prasejarah,
yakni ditemukan berbagai jenis benda peninggalan kebudayaan dibeberapa
daerah seperti leang - leang kabupaten maros yang diperkirakan sebagai
pendukung pembuat pakaian dari kulit kayu dan serat - serat
tumbuhan-tumbuhan. Ketika pengetahuan manusia pada zaman itu mulai
Berkembang mereka menemukan cara yang lebih baik yakni alat pemintal
tenun dangan bahan baku benang kapas. Dari sinilah mulai tercipta
berbagai jenis corak kain saung dan pakaian tradisional.
- Koleksi Pakaian Nusantara
Pada
salah satu ruangan dalam, Museum LA galigo, terdapat koleksi pakaian
pengantin adat dari beberapa suku dan daerah indonesia. Koleksi
religius dipenghujung jelajah kita dimuseum La Galigo, kita akan berada
dalam suatu ruangan yang yang menyimpan berbagai koleksi yang kental
dengan islam, mulai dari potret para tokoh islam, Al-quran, tasbih dari
masa permulaan masuknya ajaran islam di Sulawesi Selatan.
|