|
Museum Kota Makassar yang menempati gedung balai kota, terletak di
jantung kota Makassar didirikan pada masa Kolonial Belanda pada tuhun
1916. museum kota Makassar diresmikan pada tanggal 7 Juni 2000
dimaksudkan untuk melayani kebutuhan masyarakat akan informasi mengenai
identitas kota Makassar, sejarah dan budaya penduduknya yang
pluralistis. Museum ini memiliki berbagai koleksi benda - benda
arkeologi serta foto dan dokumen, khususnya yang berkaitan dengan
Makassar masa lalu. Koleksi-koleksi yang terdapat di Museum ini antara
lain :
|
|
Read more...
|
|
Bangunan-bangunan
yang terdapat didalam benteng selain digunakan sebagai kantor, dan
pusat pelayanan informasi di lingkungan dinas Pariwisata, juga ada yang
difungsikan sebagai museum dan diberi nama "Museum Negri Provinsi
Sulawesi Selatan La Galigo, yang diambil dari Nama seorang tokoh
Budayawan, Sastrawan, Dan Negarawan pada masa priode klasik masyarakat
Sulawesi Selatan lagaligo juga merupakan nama dari sebuah karya sastra
klasik yang didalamya mengungkapkan mengenai berbagai seni Kehidupan
Sosial Budaya Masyarakat Sulawesi Selatan.
|
|
Read more...
|
|
Menyambut usia ke-400 tahun (09 Nopember 2007), Kota Makassar masih terbilang muda jika dibandingkan sejarah nama Makassar yang jauh menembus masa lampau. Tapi tahukah Anda muasal dan nilai luhur makna nama Makassar itu? Tiga hari berturut-turut Baginda Raja Tallo ke-VI Mangkubumi Kerajaan Gowa, I Mallingkaang Daeng Mannyonri KaraEng Katangka yang merangkap Tuma'bicara Butta ri Gowa (lahir tahun 1573), bermimpi melihat cahaya bersinar yang muncul dari Tallo. Cahaya kemilau nan indah itu memancar keseluruh Butta Gowa lalu ke negeri sahabat lainnya.
|
|
Read more...
|
|
|
|
|
Page 1 of 4 |